Siswa SMAN 1 Wates diduga kesurupan

Seusai latihan TONTI

Ada – ada saja kejadian di dunia ini. Mungkin memang nggak bisa masuk akal dan tidak bisa dideteksi oleh dunia medis pila. Kesurupan merupakan suatu istilah bagi orang yang spontan berubah bertindak yang tidak sesuai dengan keinginanya. Biasanya disertai dengan gejala kejang-kejang dan badan melemas, kemudian mengigau tak tentu arah, bahkan sampai ada yang berbuat melebihi kebiasaan manusia, seperti makan bara api atau makan silet (huh ngerri…). Seperti kejadian yang terjadi di salah satu SMU di Jogjakarta ini.

Wates. Sebanyak lima siswa anggota pleton inti (Tonti) siswa SMAN 1 Wates, jatuh sakit secara mendadak diduga kesurupan, Senin ( 11/8 ). Sebelumnya mereka mengikuti latihan baris-berbaris untuk persiapan Hari Ulang Tahun ke-63 RI di sekolah.

Sebelumnya, kejadian serupa juga dialami sebanyak 4 siswa anggota tonti SMAN 1 Wates lainnya, pada acara pelantikan angota tonti yang berlangsung di sekolahnya, Sabtu ( 9/8 ) malam. Siswa yang sakit hanya berlangsung beberapa saat dengan mengigau. Sebelum mendapat perawatan medis di rumah sakit sudah kembali normal seperti sedia kala.

Siswa yang bersangkutan berteriak-teriak saat dibawa ke ruang UKS untuk mendapatkan pertolongan. Adanya kejadian yang tidak wajar sempat mengundang perhatian dan menjadi tontonan siswa lain dari luar ruangan. Kepala SMAN 1 Wates Drs H.Sugiharto dan Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan Kusnadi, Spd yang dihubungi KR di ruang kerjanya membenarkan ada siswanya yang tengah mengikuti kegiatan latihan baris berbaris, jatuh sakit. Pihak sekolah sudah menangani secara medis.

Menurutnya selain penanganan secara medis, pihak sekolah sudah mengambil tindakan secara non medis. Terhadap siswa yang jatuh sakit dengan gejala tidak wajar. Ditengah mengikuti kegiatan, secara mendadak jatuhpingsan dan mengigau dengan pembicaraan tak karuan.

Kusnadi menjelaskan terhadap siswa yang sakit diperkirakan akibat kelelahan. Di luar jam pelajaran di kelas, kegiatan siswa diisi dengan latihan baris-berbaris. Dampak dari kelelahan, sebagian pikiran siswa kosong sehingga mudah sakit. “Kemarin sudah ada siswa yang dibawa ke RSUD wates. Dari hasil diperiksa dokter, siswa bersangkutan tidak sakit dan hanya dikasih vitamin. Tidak lama kemudian siswa sudah kembali pulih,” kata Kusnadi. (Ras/Ben)-e.

sumber : Kedaulatan Rakyat edisi Selasa Pahing 12 Agustus 2008 (10 Ruwah 1941).

Advertisements

About this entry