Happy birthday Indonesia

Bagimu negeri, jiwa raga kami

Biar saja ku tak sehebat matahari
Tapi ku slalu mencoba tuk menghangatkanmu
Biar saja ku tak setegar batu karang
Tapi ku slalu mencoba tuk melindungimu

Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi slalu kucoba tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi slalu kucoba tuk mengindahkanmu

Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
Semua pahlawan-pahlawanku

Merah putih teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Ku kan selalu menjagamu

Lirik lagi cokelat di atas merupakan ungkapan yang teramat dalam. Bila kita bisa menyelami dan memaknai bisa merinding rasanya. Terbayang bagaimana para pahlawan dulu merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini dari tangan penjajah. Bendera Merah Putih merupakan pusaka yang sangat berharga bagi para pejuang. Karena mereka rela mengorbankan jiwa dan raga demi sang saka merah putih.

Bagaimana ungkapan untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah mendahului kita melalui peringatan kemerdekaan saat ini. Kita sudah merdeka, merdeka dari penjajah, apakah sampai situ saja. Tidak, kita harus selamatkan kemerdekaan itu. Kita ternyata masih terbelenggu di atas kemerdekaan ini. Terbelenggu dari jerat kebodohan, kemiskinan, dan semua jerat yang masih membelenggu negara ini. Bagaimana ? Mungkin kita mulai dari diri kita sendiri. Dengan memanfaatkan momentum hari ulang tahun kemerdekaan ini, mari kita tigkatkan persatuan da kesatuan bangsa.

Dirgahayu Republik Indonesia ke – 63

Merdeka !!!

Advertisements

About this entry