Festival gamelan Jogja 2008

Gamelan, gamelan, gamelan

Gamelan merupakan salah satu aset budaya yang patut dan harus dilestarikan, karena keberadaanya kini sudah banyak dilupakan, terutama oleh para kawula muda. Namun dengan diadakannya acara yang bertempat di pelataran monumen serangan oemoem satu maret jogjakarta, anggapan itu telah ditepis mentah-mentah.

Dengan mengangkat gamelan gaul dengan menggunakan seni gamelan modern, acara malam itu penuh sesak dan didominasi sebagian besar oleh kalangan muda. Acara berlangsung meriah dengan sesekali diiringi sorai tepuk tangan para penonton karena kekaguman mereka kepada para muda-mudi penabuh gamelan.

Diawali dengan kolaborasi dancer. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan gamelan gaul dari komunitas gayam 16 yogya yang mengusung tema gamelan festival for youngsters.  Dengan penampilan yang penuh persiapan komunitas gayam 16 memainkan aksi mereka. Patut diacungi jempol karena kebanyakan seniman merupakan kawula muda baik mahasiswa maupun umum, dan yang patut bangga karena ada perwakilan dari negara tetangga seperti singapura, malaysia, serta jepang. Sepertinya mereka memang datang ke Indonesia untuk mempelajari gamelan. Mengapa kita yang punya budaya enggan untuk memperdalam kemampuan kita ?

Acara terus berlanjut dengan diselingi games-games agar tidak terlihat kaku. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan teater lilin dari universitas atmajaya, dan penampilan lainnya, serta ditutup dengan kolaborasi gamelan dengan gamelan elektrik. Indah sekali.

Dengan bersamaan dengan turunnya hujan, acara tanggal 22/10/08 ditutup dan masih akan dilanjutkan lagi aksi gamelan dari pementas lain pada hari selanjutnya yaitu tanggal 23/10/08 ini. Silahkan bagi yang belum nonton.

Advertisements

About this entry